Skip to main content

Traveling with.. Emak Buncit!


Makassar short trip

Akhirnya masuk trimester 2 yey! Yang paling saya suka dari trimester ini adalah saya bisa terbang lagi.. Alhamdulillah hamilnya ga rewel dan ga ada pantangan sama sekali yaa.. baiklahh mari kita review short trip dadakan kemarin 15-16 Oktober 2016.
Destinasi : Makassar (Bandara Sultan hasanudin Makassar)
Airlines : Citilink PP (Rp 2.700rb an ber 2)
Hotel : M Boutique Hotel ( Rp. 100.000/ malam promonya Zen Room)
Transportasi selama di makassar : sewa grab 2 hari ( Rp 1.200.000/ seharinya 12 jam)
Itinerary singkat :
Day 1 :  Bandara – Makan di Palubasa Serigala – cari oleh oleh di toko souvenir jaya karya – benteng Port Rotterdam – Check In Hotel – Upperhills Convention Hall (kalau yg ini dadakan abis krn ada keperluan pribadi) – Hotel
Day 2: Hotel -  Rammang-Rammang (junggle of stone & karst) – taman kupu kupu bantimurung – sop konro kareboshi – rest. Muda mudi (nyobain pisang ijo/es palu butung) – Bandara

#Apa yang perlu disiapkan oleh Ibu Hamil?
Berhubung judulnya short trip, jadi kita memang ga terlalu rempong mempersiapkan pakaian dan lainnya. Hanya pakaian standar yang nyaman untuk jalan. Sebelum berangkat, saya juga sempat tanya-tanya keadaan cuaca di sana. Saat itu memang matahari masih aktif dan gencar bersinar tampaknya, jadi saya bawa celana dan baju yg tipis dan nyaman dipakai. Sepatu jalan juga perlu. Saya hanya bawa 1 sepatu yang akan terus di pakai jadi ga repot bawa ganti.
Obat obatan juga ga ketinggalan. Walaupun vitamin dan suplemen makanan sifatnya, jangan sampai absen juga. Bawa buah dan bekel nasi karena kami berangkat dengan jadwal penerbangan pagi. Bawa minum dan cadangannya juga, karena khawatir dehidrasi nanti si jabang bayi juga ikutan dehidrasi lagi. Sisanya biasa aja dan enjoy aja.. ga ada persiapan khusus karena ya masih di Indo dan sebentar juga nge tripnya.
Yang penting selama trip sih, sering-sering ganti posisi duduk dan jalan2 ke toilet aja selama di pesawat, karena 2 jam itu memang puegeeel banget. Kalau punya bantal travel juga bisa di bawa buat ganjel ganjel pantat atau leher  Orang yang menemani juga harus inget kalau lagi bawa ibu hamil, jadi jalannya  menyesuaikan yaa.. kaya raja solo gt deeh.. dan bawa kipas tangan! Karena di kota bogor aja saya bisa kegerahan apalagi di Makassar!

1.    Kuliner: Palubasa Serigala
Perut sudah kruyuk-kruyuk sesampainya di kota makassar. Ditambah suasana panas khas pantainya, daerah Losari memang menjadi salah satu magnet pariwisata Kota Makassar. Sempat tanya tanya juga dengan bapak supir rental bahwa kami ingin mencoba makanan khas Makassar palubasa dan diantarlah kami ke tempar Palubasa Serigala ini.



Lokasinya di: Jl. Serigala No. 54, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Rumah makan ini cukup favorit untuk pecinta kuliner khas makassar. Menunya sendiri hanya menyajikan pallubasa yaitu sejenis soto daging dengan ramuan khas rempah rempah. Untuk harga menurut saya relatif murah, satu porsinya dengan menggunakan telur mentah dan minuman es teh manis dingin seharga Rp 16.000. Kalau saya sih suka, dan porsinya pas mengenyangkan dagingnya pun empuk. Tapi karena saya ga tau ternyata telur yang dimaksud adalah telur mentah, jadilah saya memisahkan kuning telurnya dan tidak jadi memakannya. Kalau kata orang-orang memang seperti itu khasnya, jadi si kuning telur akan diaduk pada kuah soto itu dan ketika dimakan akan menjadi lebih gurih.

                        Foto via trip advisor

2.    Oleh-oleh : Toko jaya karya
Kalau ke makassar oleh oleh khas yg ga bisa kelewat yaitu minyak tawon tutup putih yaa.. apalagi kalau nanya ke ibu-ibu, biasanya serempak tuh jawabannya, maklum karena minyak yang asli memang hanya dijual di makassar ini. Harganya sih cukup bikin cekak domprt yaa.. satu botol minyak tawon tutup putih dihargai Rp 350.000 dan tutup merah Rp 275.000. Bedanya apa buibuuu? Menurut yang berpengalaman pakai dan penjelasan mba mba penjaga tokonya, minyak tutup putih khasiatnya lebih panas dan dia bisa diminum, sedangkan yang tutup merah hanya untuk olesan kulit saja, tidak bisa diminum. Selain minyak tawon, banyak juga jenis minyak lainnya yang menarik kalau dengar penjelasan si mbak penjaga tokonya. Tersedia juga dalam berbagai ukuran untuk minyak lainnya.
Untuk oleh oleh makanan kemasan, saya sih tidak terlalu tau persis yang mana favoritnya para turis. Jadi kemarin saya asal pilih saja ada jagung, keripik pisang dll

3.    
      Wisata : Benteng Fort Rotterdam
Termasuk saalah satu wisata sejarahnya Indonesia. Benteng ini terletak persis di sebrang Pantai Losari tidak jauh dari Swiss-bell Hotel. Benteng ini adalah peninggalan kerajaan Gowa -Tallo yang dikenal juga dengan Benteng Ujung Pandang. Benteng ini sudah berdiri sejak tahun 1545, didirikan oleh raja Gowa ke -9 bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi’ Kallonna. Jika dilihat dari atas (katanya) kompleks benteng ini berbentuk seperti penyu yang hendak pergi ke lautan  Menurut sejarah, filosofi penyu itu juga sejalan dengan filosofi kerajaan Gowa-Tallo dimana penyu itu mampu hidup di air dan daratan, begitu pula dengan kerajaan Gowa -Tallo yang berjaya di lautan dan daratan. Benteng ini dulu adalah markas pasukan katak kerajaan tersebut.

Pemandangan di kompleks benteng ujung pandang




Salah satu bangunan di sudut kompleks






4.    Wisata : Rammang -Rammang
Tempat wisata ini salah satu yang sedang booming saat ini. Kalau googling sudah banyak vlog dan artikel wisata yg merekomendasikan tempat ini untuk dikunjungi. Terletak di kabupatem Maros, kami melakukan perjalanan dari kota Makassar selama 1 jam menggunakan mobil. Saran saya jika mau kesana harus berangkat pagi supaya panasnya tidak terlalu terik. Rammang-rammang adalah suatu desa yang menyuguhkan pemandangan alam gunung karst. Ada banyan wisata Goa di sana. Untuk menuju kesana kita harus menyewa perahu dan melewati hamparan tumbuhan perairan dan bebatuan.
Penyewaan perahu dihargai Rp 50 ribu/orang untuk rute pulang pergi. Dan jangan khawatir kepanasan atau gosong, karena di dermaga ada penyewaan topi seharga Rp 5 ribu rupiah saja.

Pemandangan di perjalanan menuju Pos Perahu



Pemandangan selama di perahu luar biasa indahnya



Menginjakkan kaki dan istirahat dulu di saung desa Rammang-Rammang

Karena keindahannya banyak yang bilang perbukitan/ gunung kapur ini mirip Machu picchu


5.    Wisata : taman kupu kupu Bantimurung

Masih di kabupaten Maros, tidak jauh dari kawasan Rammang rammang, bantimurung menurut saya adalah destinasi wajib dikunjungi jika ke Makassar. Selain karena kesejukannya dengan pemandangan alam yang cukup asri, kawasan ini juga menjadi surganya kupu-kupu. 

Tepat setelah pintu masuk, tidak jauh dari masjid, di sebelah kiri kita bisa lihat Kolam Jamala, Kolam ini juga disebut kolam bidadari. Jika ada yang mau enteng jodoh, silahkan mandi di kolam ini sodara-sodara. 


Salah satu spot tempat renang anak-anak dari air asli bantimurung. Rame yah!


Jika naik ke atas, kita akan disuguhkan pemandangan asri nan cuanntiikkk jelita, dimana semakin atas kita akan menemukan banyak spot tepat kupu-kupu beterbangan. Pada waktu itu saya cukup pede bisa menaiki semua anak tangganya (sambil terus baca doa dalam hati, agar jangan dikasih flek). untuk buibu hamidun, spot ini aman buat yang hamilnya tahan banting ya bu.. karena tangganya cukup banyak dan curam. Tapi jika penasaran (seperti saya) gapapa dicoba pelan-pelan (resiko ditanggung masing-masing yaa.. :9). Tapi memang ngga nyesel kok naik ke atas,, pemandangannya lebih cuaaakeeep, sepi, asri ihh pokoknya "gus nget"!


Sampai di ujungg... mau naik lagi ke atas (ada gua) maless banget ahh tinggi..




6.    Kuliner : Sop Konro Karebosi
Kuliner ini cukup familiar karena banyak yang jual di Jakarta. Jadi rasanya yaaa rasa konro karena bagi saya semua makanan konro rasanya sama. hahaha..


7.    Kuliner: rest. Muda mudi4
Disini menjual berbagai macam camilan dan dessert. Salah satunya yang kami coba adalah es pisang ijo dan pastel. di tengah teriknya matahari kota Makassar ini, minum es pisang ijo memang nikmat banget dan hilang deh penasarannya. Jangan bandingkan es pisang ijo langsung di Makassar dengan di Jakarta sama ya. Enakan yang aseli makasar deh, serius.


Bagitulah buibu review singkat perjalanan kali ini. ingat buat ibu hamil yang nekat ke Bantimurung selalu sadar kemampuan diri dan janinnya ya.. jangan sampai sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Buat yang mau enteng jodoh, bisa ke kolam Jumala.. xixixi,,



Comments